Your Voice, Our Headlines

Download Folkspaper App with no Ads!

BULLETIN

A fast-growing newspaper curated by the online community.

Bergerak Melampaui Kecerdasan Bisnis

  • tag_facesReaction
  • Tip Bones

Business Intelligence (BI) tidak hanya menyediakan sarana untuk menyajikan informasi bisnis; itu adalah enabler yang meningkatkan kekuatan individu untuk membuat keputusan yang berpengetahuan. Untuk melepaskan kekuatan ini, BI perlu bergerak melampaui data dan pelaporan, dan menjadi lebih terintegrasi ke dalam proses yang benar-benar menjalankan bisnis. BI harus diperluas untuk fokus pada kebutuhan individu, menyediakan alat sederhana dan proaktif yang dapat dipanggil kapan saja dan digunakan untuk meningkatkan kolaborasi bisnis di seluruh perusahaan. Sejumlah tren utama akan mendorong perusahaan untuk bergerak Melampaui Business Intelligence di tahun-tahun mendatang:


Mendorong Manajemen Kinerja dari dalam Bisnis


Manajemen Kinerja Perusahaan adalah serangkaian proses yang membantu organisasi mengoptimalkan kinerja bisnis mereka. Ini adalah kerangka kerja untuk mengatur, mengotomatisasi, dan menganalisis metodologi, metrik, proses, dan sistem bisnis yang mendorong kinerja bisnis. Selama 5 tahun ke depan, Enterprise Performance Management (EPM) akan mulai menggantikan Business Intelligence tradisional. Lebih banyak penekanan akan ditempatkan pada bagaimana organisasi mendefinisikan, mengembangkan, mengkomunikasikan dan menyampaikan strategi dan rencana, dan bagaimana ini dikelola, dipantau dan dinilai saat dijalankan. Organisasi perlu mengubah sikap eksekutif dan staf untuk menciptakan budaya yang mau mendengarkan, belajar, dan berinovasi. Dengan kesediaan untuk berbagi ide dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, organisasi akan mampu menciptakan lingkungan di mana kebebasan informasi, kolaborasi individu, dan ketertelusuran tata kelola adalah nilai bisnis inti.


Menghubungkan Penganggaran, Perencanaan dan Pelaksanaan


Dengan penurunan ekonomi global saat ini yang mengurangi anggaran, kebutuhan untuk memperkirakan anggaran dan hasil keseluruhan dari strategi dan rencana menjadi sangat penting. Sebuah studi PricewaterhouseCoopers baru-baru ini terhadap perusahaan-perusahaan AS menunjukkan bahwa 65 persen responden menunjukkan bahwa penganggaran dan perkiraan mereka perlu lebih relevan, sementara 44 persen melihat hubungan antara strategi dan perencanaan sebagai hal yang paling membutuhkan perbaikan. Memanfaatkan informasi historis dan eksternal, eksekutif dapat memprediksi hasil strategi dan/atau rencana, memungkinkan mereka untuk membangun strategi bisnis yang layak dengan tujuan yang dapat diperoleh, dan mendukung pengembangan rencana yang dapat dicapai dengan anggaran yang realistis.


Memanfaatkan Informasi Real-time


Pengambilan keputusan akan mulai disebarluaskan ke seluruh organisasi mulai dari staf back-office hingga front-office (yaitu penjualan, call center). Manajemen akan mulai bekerja untuk mengidentifikasi atribut-atribut kunci yang memengaruhi keputusan dan memberikannya kepada staf front-office, memungkinkan pengambilan keputusan yang secara realistis memengaruhi keseluruhan bisnis. Memiliki informasi terbaru sangat penting untuk membuat keputusan yang lebih baik. Saat informasi bergerak lebih dekat ke front-office dan memengaruhi keputusan yang dibuat di sana, latensi informasi harus dikurangi.


Menciptakan cara yang lebih sederhana untuk mendapatkan pengetahuan


Ketika BI menjadi lebih terintegrasi ke dalam proses operasional suatu organisasi, metode yang diperlukan untuk mengambil informasi perlu disederhanakan sehingga proses alami pengambilan keputusan tidak terganggu. Solusi perlu menyediakan mekanisme yang sederhana dan menarik bagi pengguna untuk mengambil informasi yang relevan pada titik proses yang tepat. Teknologi yang menyediakan pelaporan yang fleksibel perlu "dihadapi" dengan solusi yang terfokus dan dipersonalisasi sebelumnya yang dapat diterapkan pada langkah proses dan peran individu yang berinteraksi dengannya. Menyediakan jenis solusi ini akan memungkinkan organisasi untuk mengurangi keterampilan yang diperlukan untuk mengakses informasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan. belajar bisnis

Comments

Loading...